CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Senin, 20 Oktober 2014

Wise Word Of Novel "Cinta Melampaui Masa"



Diambil dari kutipan novel “Cinta Melampaui Masa”

*Apakah takdir memang selalu bergerak bebas, liar, dan tidak berpihak? Entahlah.
*Kejar dulu impianmu, kejar kariermu, kejar sekolahmu, sebelum mengikat janji seumur hidup.
*Sekolah ke luar negeri adalah mimpiku. Bukan liburan. Bukan kunjungan. Aku ingin merasakan tinggal di luar negeri, berbaur dengan orang-orang asing, menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hariku, menikmati hidup dengan warna yang berbeda. Sebagai orang yang tidak Cuma omong doang, aku benar-benar mengejar mimpiku ini.
*Perbedaan hanya memperkaya diri.
*Setiap agama hanyalah mengajarkan kebaikan, dengan caranya masing-masing.
*Perbedaan itulah yang membawa kami semakin dekat dan memperkaya diri kami sebagai manusia.
*Satu agama dalam sebuah keluarga adalah penentu utama kebahagiaan keluarga itu.
*Kejujuran hatiku.
*Perbedaan agama itu adalah sesuatu yang bukan akan memecah belah, tetapi justru menyatukan selama dua orang itu dengan tulus saling mencintai.
*Hidup itu sangat singkat dan sangat berharga untuk disia-siakan oleh hal-hal yang tidak penting. Semua kekhawatiran, semua ketakutan, semua basa-basi, semua pengkotak-kotakan manusia itu adalah sia-sia.
* Hidup anugerah yang tak ternilai harganya.
*Belajar untuk menikmati hidup dan berhenti mengkhawatirkan hal-hal kecil.
*Jujur pada diri sendiri dan berhenti mendengarkan pendapat orang lain.
*Manusia belajar dari kesalahan dan bukan dari kesempurnaan.
*Perbedaan akan tetap ada karena setiap manusia adalah unik.
*...... Sekalipun itu berarti kesedihan tiada tara.
*Seperti pasir di telapak tangan yang kemudian hilang saat ingin digenggam.
*Ikatan keluarga adalah satu bentuk cinta yang akan melampaui masa.
*ndak baik kelewat benci, nanti malah berbalik jatuh cinto
*Jatuh cinta? Mungkin saja. Saya hanya berani menyebutnya sebagai suatu kemungkinan. Terlalu banyak definisi cinta yang saya temukan dalam kamus dan tulisan para ahli, dan saya belum tertarik untuk mendefinisikan perasaan saya yang berkembang terhadapnya ini, termasuk dalam tipe dan kategori yang mana, jika benar apa yang saya rasakan ini layak disebut cinta.
*Penampilan adalah representasi dari kepribadian. Tak ada gunanya memaksa diri untuk menjadi orang lain demi sepotong kata pujian dan sorot mata penuh kekaguman yang sifatnya hanya temporer.
*Cinta adalah energi kehidupan. Energi yang akan membimbing seseorang untuk menemukan sesuatu yang berharga bahkan mahal nilainya.
*Cinta akan pamit lalu pergi, meninggalkan mereka yang gagal menjaga dan memelihara kesucian cinta itu.
*Cinta harus saling membahagiakan, memberikan rasa nyaman dan tenteram, bukannya saling memanfaatkan dan merendahkan. Cinta tanpa rasa saling pengertian  dan menghormati, cinta yang hanya menuntut pengorbanan disatu pihak, akan melaju di tengah lautan seperti kapal yang miring, perlahan namun pasti, kapal itu akan tenggelam sebelum berlabuh di pantai tujuan.
*Cinta yang positif adalah cinta yang saling dukung dan respek, bukan cinta yang saling membunuh dan melenyapkan jati diri.
*Langkah saya bergerak pasti, ke depan.
*Tanah kelahiran memang selalu jauh lebih mengharu biru dibanding tempat paling indah sekali pun.
*Cinta monyet, yang konon katanya serapuh bunga kaca. Abadi memang, tapi mudah pecah juga dan
rentan melukai kulit.
*Cacat memang bukan sakit. Bila sakit bisa sembuh tetapi cacat tidak.
*Cinta memang tidak mengenal cacat atau tidak.
*Cinta selalu jadi misteri di sekat peradaban mana saja ia muncul.
*Cinta berarti sejentik—hingga selaksa—rasa cemburu saat orang yang kita cintai berpaling ke orang lain. Cinta itu kata lain dari kesetiaan. Cinta adalah melakukan apa yang kekasih kita perintahkan, meninggalkan apa yang kekasih kita tinggalkan. Cinta membuat kita hanya ingat pada seseorang yang kita sebut cinta. Cinta “membelenggu” kita hingga yang kita ingikan hanyalah terus bersama pujaan jiwa!
*Apakah cinta hanya melulu bicara dramatis romantis yang sesak dengan senyum dan tangis? Apa cinta harus selalu mempersoalkan Mars dan Venus? Apa tak ada peluang untuk hubungan lain sehingga ia bisa pula disebut cinta?
*Jika kamu adalah orang yang sudah bosan menuggu, dan bosan jadi pemain pasif, saatnya masuk ke lapangan dan mulai beraksi! Hanya dengan cara ini, cinta dapat diselesaikan dengan baik. Ada yang memberi, ada yang menerima. Ketika yang menerima sudah cukup dewasa untuk memberi, saat itulah posisinya harus bertukar.
*Berbakti pada orang tua itu jauh lebih utama dan akan mendapat ganjaran yang baik pula.
*Yang terlihat bagus belum tentu baik menurut Allah. Begitu pun sebaliknya, setiap yang kita anggap jelek belum tentu buruk menurut pandangan Allah, bahkan bisa jadi di situlah keberkahan terlimpah. Asal kita menjalani dengan perasaan ikhlas.
*Seringkali usia adalah sumber ketakutan bagi perempuan.
* “Seorang wanita lebih baik dicintai”
*Keengganan bisa menjadi kerelaan. Lawan tidak harus menjadi musuh. Dengan cinta, hati akan kembali pada hakikatnya.
*Kekayaan tidak seiring dengan pola pikir yang terbuka.
*Jujur terhadap diri sendiri adalah kuncinya. Tidak neko-neko dan percaya satu sama lain adalah pondasi yang memperkuat ikatan batin kami.
*Terdapat hikmah dari setiap kejadian. Hidup hanya satu kali. Menikmatinya dengan penuh rasa syukur adalah anugrah tak ternilai. Betapa indah hidup ini jika selalu ikhlas menjalaninya.
*Somewhere Out There: “...and eventhough i know how very far apart we are...it helps to think we’re sleeping underneath the same big sky...”
 
*...Jika mungkin saat ini Anda bersebelahan dengan seseorang yang sedang Anda pedekate... nyatakanlah terus terang perasaanmu. Dan bagi snag cewek, bilang saja... aku yo ho-oh, Mas (aku juga iya, Mas)...”
*Adalah hal yang gampang, mencintai seseorang yang cantik dan sempurna. Tapi bagiku, adalah mencintai apa yang membuatmu tidak percaya diri dulu, lalu yang lain berarti akan gampang diterima.”
* “Aku tidak pintar bicara, maka aku akan mencintaimu dengan tindakanku.”
* “Tapi ada kalanya kamu harus menunggu supaya orang yang ingin menunjukkan dirinya juga punya kesempatan.”
*Setiap orang memang perlu jatuh berkali-kali supaya bisa belajar dan saling mengenal.

 
Instagram